Wabi-Sabi · Kamar Tidur
Ide Kamar Tidur Wabi-Sabi
Wabi-Sabi adalah konsep Jepang yang meyakini bahwa benda-benda yang usang, tidak sempurna, dan belum selesai adalah benda yang indah. Di dalam kamar tidur, konsep ini diwujudkan lewat dinding bernuansa tanah liat, linen kasar, kayu tua, dan hampir tidak ada benda yang mengilap. Kamar akan terasa tenang, buatan tangan, dan sedikit usang, seolah-olah telah ditinggali dengan lembut selama puluhan tahun. Berikut adalah hal-hal yang membentuk tampilan ini, dan cara melihat pratinjaunya pada foto kamar tidurmu sendiri sebelum kamu memutuskan untuk mengubah apa pun.
Apa yang membuat kamar tidur bergaya Wabi-Sabi
Palet warnanya berasal dari alam, bukan dari bagan cat: warna tulang, tanah liat, jamur, abu-abu hangat, dan sesekali aksen mendekati hitam. Dinding adalah elemen utamanya, idealnya menggunakan cat limewash atau plester kasar agar permukaannya menangkap cahaya secara tidak merata, bukan tampak rata. Tempat tidur dibuat rendah, sering kali berupa panggung kayu sederhana atau bahkan kasur di atas alas rendah, dibalut dengan linen stonewashed kusut yang tidak pernah disetrika dan tidak pernah diselipkan dengan rapi. Kayu menunjukkan serat, mata kayu, dan retakannya; bangku dengan pinggiran alami atau bangku kecil yang dipotong dari satu batang pohon tunggal lebih cocok untuk gaya ini daripada set furnitur yang serasi.
Pajangan sangat minim dan masing-masing membawa bukti sentuhan tangan yang membuatnya. Sebuah wadah keramik tanpa glasir di atas bangku kecil, dahan kering sebagai pengganti rangkaian bunga, lampu gantung kertas atau linen yang memancarkan cahaya lembut yang tidak merata. Tidak ada yang simetris dan tidak ada yang tampak baru: mangkuk yang sompel atau karpet yang pudar adalah sebuah keunikan, bukan kekurangan. Aturannya adalah menyisakan ruang kosong yang terlihat di sekitar setiap barang agar tekstur dinding dan tekstil dapat menonjol dengan sendirinya.
Wabi-Sabi versus Japandi, dan kesalahan yang sering dilakukan orang
Kedua gaya ini sering tertukar karena sama-sama tenang, rendah, dan dipengaruhi gaya Jepang. Perbedaannya terletak pada kerapiannya. Sebuah kamar tidur Japandi mengadopsi kebersihan Skandinavia, sehingga garis-garisnya tetap tegas, kayunya dihaluskan, dan palet warnanya lebih rapi. Wabi-Sabi sengaja mempertahankan tekstur kasar yang dihilangkan oleh Japandi: plester yang tidak rata, ujung linen yang berserabut, asimetri, dan patina. Jika kamu terdorong untuk merapikan selimut, kamu sedang mengarah ke Japandi. Jika kamu menyukai tempat tidur yang sedikit kusut, kamu berada di area Wabi-Sabi.
Kesalahan paling umum adalah membeli furnitur bergaya usang buatan pabrik dari katalog, yang terlihat seperti dibuat-buat daripada benar-benar tua. Satu barang yang benar-benar tua atau buatan tangan jauh lebih baik daripada lima barang usang buatan pabrik. Kesalahan kedua adalah barang-barang yang menumpuk dalam warna bernuansa tanah; memajang benda-benda cokelat di mana-mana bukanlah Wabi-Sabi, melainkan kesederhanaan. Dan hindari cat putih bersih. Warna putih terang membuat setiap tekstur kasar terlihat kotor alih-alih hangat, jadi pertahankan dinding dalam rentang warna tulang hingga tanah liat, lalu biarkan cahaya alami dan satu lampu lembut melakukan sisanya.
Cara mendapatkan tampilan Wabi-Sabi di kamar tidurmu
- Buat dinding bertekstur kasar. Cat limewash atau plester bertekstur dalam warna tulang atau tanah liat memberikan permukaan tidak rata yang menangkap cahaya, yang menjadi dasar dari seluruh gaya ini.
- Buat tempat tidur menjadi rendah. Panggung kayu sederhana yang dibalut linen stonewashed, dibiarkan kusut alih-alih diselipkan rapi, adalah pusat perhatian dari kamar ini.
- Pilih satu objek tidak sempurna untuk setiap permukaan. Wadah keramik tanpa glasir, dahan kering, atau mangkuk sompel, dengan ruang kosong yang nyata di sekelilingnya.
- Pilih yang benar-benar tua daripada yang dibuat usang. Satu furnitur kayu yang benar-benar tua atau buatan tangan akan menghidupkan suasana kamar dengan lebih baik daripada satu set furnitur usang buatan pabrik.
- Cobalah pada kamar tidurmu yang sebenarnya terlebih dahulu. Unggah foto ke restylai dan terapkan gaya Wabi-Sabi untuk melihat bagaimana warna tanah liat dan tekstur kasar menyatu dengan pencahayaan aslimu, gratis, sebelum kamu mulai mengecat.
Lihat kamar tidurmu dalam gaya Wabi-Sabi, gratis
Unggah satu foto dan lihat kamar tidur aslimu dalam gaya Wabi-Sabi. Dinding, jendela, dan tata letak ruanganmu akan tetap sama persis.
Coba gratis, tanpa daftarSatu foto. Sekitar sepuluh detik. Ruanganmu, tata letakmu.