restyl·ai Ide Coba gratis

Mediterania · Dapur

Ide Dapur Mediterania

Dapur bergaya Mediterania dirancang dengan kehangatan khas pancaran sinar matahari: dinding plester putih atau kapur, lantai terakota, dan ubin glasir buatan tangan sebagai penghiasnya. Gaya ini mengadopsi nuansa pesisir Spanyol, Yunani, dan Italia selatan, tempat dapur menjadi ruang kerja yang tetap terlihat menawan di siang hari. Berikut adalah elemen yang mendefinisikan gaya ini, serta cara melihat pratinjaunya pada foto dapurmu sendiri sebelum kamu memutuskan untuk membeli satu ubin pun.

Dapur dengan gaya Mediterania oleh restylai
Dapur bergaya Mediterania, dibuat oleh restylai.

Elemen yang membentuk dapur bergaya Mediterania

Mulailah dari permukaannya. Dindingnya berwarna putih atau putih gading yang hangat dengan tekstur plester yang sedikit tidak rata, bukan cat tembok biasa yang datar. Lantainya menggunakan terakota, baik ubin tambang asli maupun porselen berwarna hangat, dan backsplash adalah tempat warna itu hidup: ubin zellige lukis tangan atau gaya azulejo berwarna kobalt, hijau laut, atau oker, yang sering kali dipasang hanya di belakang kompor agar menjadi pusat perhatian, bukan seperti wallpaper. Kabinetnya sederhana dan kokoh, dicat dengan warna zaitun, biru tua, atau dibiarkan berwarna kayu madu alami, dengan rak terbuka yang memajang keramik berglazir alih-alih deretan kabinet atas yang memenuhi dinding.

Ciri khas utamanya adalah lengkungan dan cerobong asap (hood). Pintu melengkung, ceruk melengkung di atas kompor, atau relung rak terbuka yang melengkung akan langsung menghadirkan nuansa Mediterania, dan cerobong asap berplester atau bertekstur semen yang senada dengan dinding akan menjadi jangkar bagi seluruh ruangan. Dari sana, tambahkan perangkat keras berbahan kuningan antik atau besi hitam, meja kerja dari kayu tebal atau batu, kap lampu gantung anyaman atau lentera besi kecil untuk pencahayaan, serta sesuatu yang hidup di atas meja: pot tanaman kemangi, semangkuk lemon, atau tanaman merambat di rak.

Perbedaan Mediterania dengan gaya farmhouse, dan kesalahan yang sering terjadi

Kedua gaya ini sering tertukar karena sama-sama menyukai dinding putih, rak terbuka, dan kayu pedesaan. Perbedaannya terletak pada suhu warna dan motif. Dapur bergaya farmhouse terasa lebih sejuk dan tenang, mengandalkan dinding papan (shiplap), wastafel apron, dan kabinet bercat abu-abu kehijauan, sedangkan gaya Mediterania menghadirkan kehangatan dengan lantai terakota, ubin glasir berwarna pekat, serta besi atau kuningan sebagai pengganti nikel sikat. Jika dapurmu sudah memiliki pencahayaan yang hangat dan kamu menginginkan warna, pilihlah gaya Mediterania. Jika dapurmu menghadap ke utara dan kamu menginginkan ketenangan, gaya farmhouse adalah pilihan yang lebih aman.

Kesalahan umum yang sering terjadi adalah memasang ubin di semua tempat. Satu area backsplash bermotif di belakang kompor, atau satu ceruk berubin, sudah cukup untuk mewakili seluruh gaya ini; ubin bermotif di setiap dinding ditambah lantai bermotif akan membuat ruangan terasa seperti restoran. Kesalahan kedua adalah memadukan pintu kabinet modern yang mengilap di bawah ubin pedesaan, yang akan terlihat saling bertabrakan. Jaga agar pintu kabinet tetap matte dan sederhana, biarkan ubin dan plester dinding yang menonjol, maka ruangan akan terasa menyatu bahkan di dapur lorong yang kecil sekalipun.

Cara mendapatkan tampilan Mediterania di dapurmu

  • Hangatkan lantai terlebih dahulu. Terakota atau porselen bermotif terakota menjadi dasar bernuansa hangat matahari yang menjadi acuan bagi setiap pilihan gaya Mediterania lainnya.
  • Fokuskan penempatan ubin. Pasang ubin lukis tangan atau gaya zellige hanya di belakang kompor dengan warna kobalt, hijau laut, atau oker, dan biarkan sisa dinding lainnya berplester putih.
  • Ganti cerobong asap dan perangkat kerasnya. Cerobong asap bertekstur plester semen ditambah tarikan laci berbahan kuningan antik atau besi hitam memberikan pengaruh yang lebih besar pada gaya ini daripada kabinet baru.
  • Gunakan beberapa rak terbuka. Ganti satu deret kabinet atas dengan rak kayu untuk menaruh keramik berglazir, minyak zaitun, dan tanaman, lalu biarkan sisanya tertutup untuk penyimpanan.
  • Lihat hasilnya di dapur aslimu terlebih dahulu. Unggah foto ke restylai dan terapkan gaya Mediterania pada dapurmu saat ini, dengan dinding dan tata letak asli yang tetap dipertahankan, sebelum kamu membeli satu ubin pun.

Lihat dapurmu dalam gaya Mediterania, gratis

Unggah satu foto dan lihat dapur aslimu dalam gaya Mediterania. Dinding, jendela, dan tata letak ruanganmu akan tetap sama persis.

Coba gratis, tanpa daftar

Satu foto. Sekitar sepuluh detik. Ruanganmu, tata letakmu.

Ide lainnya