Art Deco · Ruang Tamu
Ide Ruang Tamu Art Deco
Ruang tamu Art Deco menonjolkan drama dan geometri: warna permata yang pekat, hitam mengilap dan kuningan, motif pancaran sinar matahari dan kipas, serta beberapa perabot utama yang berani alih-alih banyak dekorasi kecil. Tampilan ini mengutamakan simetri, material mewah, dan garis tegas yang terasa glamor tanpa terkesan berlebihan. Berikut adalah hal-hal yang mendefinisikan gaya ini di ruang tamu, dan cara melihatnya di ruangan Anda sendiri sebelum Anda mengubah apa pun.
Sebelum
Art Deco
Apa yang membuat ruang tamu bergaya Art Deco
Palet warnanya pekat dan jenuh. Bayangkan warna zamrud, safir, atau merah marun pada dinding, yang diperkuat oleh warna hitam dan diperhangat oleh aksen kuningan, emas, atau krom. Di atas dasar tersebut, padukan material mewah yang memantulkan cahaya: pelapis beludru, permukaan pernis atau cermin, marmer, dan kayu gelap yang dipoles seperti kenari atau eboni. Furniturnya dibuat rendah, membulat, dan kokoh, seperti sofa beludru melengkung atau sepasang kursi club yang memperkuat simetri ruangan.
Ciri khas utamanya adalah geometri. Art Deco mengandalkan pola berulang: pancaran sinar matahari, chevron, kipas, bentuk ziggurat berundak, dan tatahan yang berani, yang sering kali diaplikasikan pada karpet, sekat ruangan, atau bingkai cermin. Pencahayaan adalah fitur utama, bukan sekadar pelengkap, sehingga lampu gantung bergalur atau bertingkat dan sepasang lampu dinding yang serasi memberikan fungsi dekoratif yang nyata. Satu perabot utama yang kuat, seperti meja kopi marmer dan kuningan atau lemari kaca, biasanya mampu menopang seluruh tema ruangan.
Art Deco versus Hollywood Regency
Kedua gaya ini mudah membingungkan karena sama-sama menyukai kemewahan, kilau, dan kuningan. Perbedaannya terletak pada sumber dramanya. Art Deco dibangun di atas geometri yang tegas dan bentuk arsitektur yang lebih berat: simetri, bentuk berundak, serta material seperti marmer dan kayu bernis yang terasa berbobot khas tahun 1920-an.
Hollywood Regency menggunakan kilau yang sama tetapi menghadirkannya dengan lebih lembut dan teatrikal, dengan palet warna yang lebih terang, kontras warna yang tinggi, serta kesan yang lebih dekoratif dan tidak terlalu bersudut. Jika Anda menyukai tampilan yang mengilap tetapi menginginkan sesuatu yang lebih cerah dan ceria, bandingkan gaya ini dengan ruang tamu hollywood regency sebelum Anda memutuskan untuk memilih palet Deco yang lebih gelap.
Cara mendapatkan tampilan Art Deco di ruang tamumu
- Mulailah dengan dinding berwarna pekat dan jenuh. Warna zamrud, safir, atau merah marun akan membangun suasana Art Deco bahkan sebelum furnitur masuk, dan membuat aksen kuningan serta emas tampak berkilau.
- Pilih satu perabot utama yang berani dan geometris. Meja kopi marmer dan kuningan, lemari kaca, atau cermin sunburst akan menopang seluruh tema ruangan dengan lebih baik daripada banyak dekorasi kecil.
- Hadirkan beludru dan kilau. Sofa beludru melengkung, permukaan bernis, dan permukaan marmer menambahkan material mewah pemantul cahaya yang menjadi andalan gaya ini.
- Jadikan pencahayaan sebagai fitur utama. Lampu gantung bertingkat atau bergalur ditambah sepasang lampu dinding yang simetris akan memberikan kemewahan dan geometri khas Deco pada ruangan.
- Lihat hasilnya di ruangan asli Anda terlebih dahulu. Karena Art Deco mengandalkan kontras yang berani dan beberapa perubahan besar, unggah foto ke restylai dan terapkan gaya Art Deco pada ruang tamu Anda yang sebenarnya sebelum Anda membeli barang apa pun.
Lihat ruang tamumu dalam gaya Art Deco, gratis
Unggah satu foto dan lihat ruang tamu aslimu dalam gaya Art Deco. Dinding, jendela, dan tata letak ruanganmu akan tetap sama persis.
Coba gratis, tanpa daftarSatu foto. Sekitar sepuluh detik. Ruanganmu, tata letakmu.