blog restylai
Dimensi Ruangan Standar: Ukuran untuk Setiap Ruangan
Diperbarui Juli 31, 2026 · oleh tim restylai
Sebelum
Dilengkapi Furnitur
Tidak ada ukuran standar ruangan yang berlaku universal. Angkanya bervariasi berdasarkan negara, era, dan jenis bangunan, dan apa pun yang dipublikasikan sebagai standar biasanya merupakan kisaran umum, bukan aturan baku. Berikut adalah kisaran ukuran yang berlaku di sebagian besar rumah, dan yang lebih penting, apa saja yang benar-benar muat di setiap kisaran tersebut.
Dua angka ini jauh lebih penting daripada luas area, dan keduanya bukanlah luas area itu sendiri. Yang pertama adalah dinding yang lebih pendek, yang menentukan apa saja yang secara fisik bisa masuk. Yang kedua adalah jalur lalu lalang di dalamnya, yang menentukan apakah tinggal di sana akan terasa nyaman. Angka meter persegi saja hampir tidak memberi tahu Anda apa-apa.
Ukuran metrik ditulis terlebih dahulu di sepanjang artikel ini, dengan ukuran kaki di dalam kurung. Peraturan bangunan setempat menetapkan batas minimum legal dan aturan itulah yang berlaku, jadi anggaplah semua informasi di sini sebagai apa yang biasanya berfungsi dengan baik, bukan apa yang diwajibkan.
Cara membaca ukuran ruangan
Setiap ruangan dalam panduan ini dibagi menjadi tiga kategori, karena satu angka saja tidak akan berguna:
- Kompak. Berfungsi dengan baik, dan menuntut kedisiplinan. Hanya satu tata letak yang muat dan tidak ada alternatif lain.
- Rata-rata. Ukuran yang dimiliki sebagian besar rumah. Tata letak yang umum bisa muat dengan jalur lalu lalang yang jelas.
- Sangat Luas. Ruang yang cukup untuk menata furnitur secara bebas, atau untuk melakukan dua fungsi dalam satu ruangan.
Ukuran kompak bukanlah sebuah kegagalan. Sebagian besar rumah di sebagian besar kota memiliki setidaknya satu ruangan yang kompak, dan ruangan kompak yang direncanakan dengan baik selalu lebih baik daripada ruangan berukuran rata-rata yang direncanakan dengan buruk. Apa yang dihilangkan oleh ukuran kompak bukanlah kenyamanan melainkan pilihan: hanya ada satu tata letak yang berfungsi, dan menemukannya adalah hal yang paling penting.
Sebelum membandingkan ruangan Anda dengan apa pun di sini, ukurlah dengan benar. Artikel Cara mengukur ruangan membahas metodenya, termasuk bagian ceruk dan pilar dinding yang membuat ruangan terasa lebih kecil dari dimensi utamanya.
Dimensi ruang tamu
- Kompak: sekitar 3,0 x 3,5 m (10 x 11,5 kaki), sekitar 10,5 m²
- Rata-rata: sekitar 4,0 x 5,0 m (13 x 16,5 kaki), sekitar 20 m²
- Sangat Luas: 5,0 x 7,0 m (16,5 x 23 kaki) ke atas
Apa saja yang muat di masing-masing ukuran, yang merupakan alasan utama Anda membaca ini:
Pada ukuran kompak, sofa berkapasitas dua atau tiga tempat duduk di sepanjang dinding yang lebih panjang, meja kopi kecil, dan satu jalur jalan. Kursi lengan kedua secara fisik memang muat tetapi akan menghalangi jalur lalu lalang, jadi pilihan yang lebih realistis adalah sofa ditambah satu kursi samping kecil daripada satu set sofa lengkap.
Pada ukuran rata-rata, sofa tiga dudukan berukuran 220 cm, sebuah kursi lengan yang diletakkan miring, meja kopi dengan jarak 40 hingga 45 cm dari sofa, dan dinding media di seberangnya, dengan jalur lalu lalang yang bersih sekitar 90 cm di belakang atau di samping tempat duduk.
Pada ukuran sangat luas, bisa memuat dua area tempat duduk, atau satu area tempat duduk ditambah meja makan. Meja makan untuk empat orang membutuhkan area sekitar 120 x 80 cm ditambah ruang kosong 100 hingga 120 cm di setiap sisi untuk menarik kursi dan berjalan di belakangnya, sehingga area makan secara realistis memakan ruang sebesar 3,2 x 2,8 m dari ruangan tersebut.
Untuk televisi, duduklah di antara 1,5 hingga 2,5 kali ukuran diagonal layar. Layar berukuran 140 cm membutuhkan jarak sekitar 2,1 hingga 3,5 m, yang dalam ruangan kompak menjadi batasan utama yang menentukan di mana sofa harus diletakkan.
Bentuk mengalahkan luas area
Dua ruangan berukuran 20 m² bisa menjadi ruangan yang sangat berbeda. Ruangan persegi berukuran 4,5 x 4,5 m dan ruangan memanjang seperti koridor berukuran 2,9 x 7,0 m memiliki luas area yang sama, tetapi hampir tidak memiliki kesamaan lainnya.
Ruangan persegi dapat menampung sofa di satu dinding, kursi lengan di dinding lainnya, dan meja kopi di antaranya, dengan jalur lalu lalang di sekelilingnya. Ruangan yang sempit hanya bisa menampung sofa di sepanjang salah satu dinding panjang dan tidak memiliki pilihan lain: jika Anda meletakkan apa pun di seberangnya, celah yang tersisa akan kurang dari 90 cm, dan ruangan tersebut akan berubah menjadi lorong yang dipenuhi furnitur.
Aturannya adalah dinding yang lebih pendek yang menentukan. Sofa tiga dudukan berukuran 220 cm ditambah jalur lalu lalang 90 cm membutuhkan dinding bersih dari ujung ke ujung sebesar 3,1 m sebelum memikirkan hal lainnya. Ruangan apa pun yang dimensi pendeknya di bawah 3,0 m akan terpaksa ditata secara memanjang, terlepas dari apakah Anda menginginkannya atau tidak.
Ini juga menjadi alasan mengapa luas area saja adalah cara yang buruk untuk membandingkan rumah. Ketika dua properti mencantumkan luas meter persegi yang sama, properti dengan ruangan yang lebih persegi akan mampu menampung lebih banyak furnitur dan terasa lebih luas, dan tidak ada daftar properti yang akan memberi tahu Anda detail tersebut.
Dimensi kamar tidur, berdasarkan ukuran tempat tidur
Tempat tidur menentukan ruangan Anda, jadi mulailah dari sana.
| Kasur | Ukuran Fisik | Ruangan Nyaman | Ruangan Kompak |
|---|---|---|---|
| Single | 90 x 200 cm | 2,7 x 3,0 m | 2,1 x 2,7 m |
| Double | 140 x 200 cm | 3,0 x 3,5 m | 2,7 x 3,0 m |
| Queen | 160 x 200 cm | 3,4 x 3,6 m | 3,0 x 3,2 m |
| King | 180 x 200 cm | 3,6 x 3,8 m | 3,2 x 3,4 m |
Tempat tidur ganda membutuhkan ruang kosong 60 hingga 75 cm di kedua sisi dan ruang di bagian kaki untuk lewat. Pada jarak 60 cm, Anda bisa masuk, keluar, dan merapikan tempat tidur dengan nyaman, sedangkan di bawah 50 cm, salah satu sisi kasur hanya akan menjadi pajangan dan tempat tidur tersebut praktis harus menempel ke dinding.
Satu hal yang sering dilupakan orang adalah lemari pakaian. Lemari pakaian memiliki kedalaman sekitar 60 cm, yang ditentukan oleh lebar gantungan baju, dan membutuhkan ruang lantai kosong sebesar 75 hingga 90 cm di depannya untuk membuka pintu dan berdiri di sana. Hal ini berarti kedalaman ruangan Anda akan berkurang 1,5 m hanya untuk lemari pakaian, itulah sebabnya kamar tidur di bawah 7 m² akan terasa sempit dengan tempat tidur ganda, tidak peduli bagaimana cara Anda menatanya.
Posisi pintu dan jendela sering kali lebih penting daripada luas area. Kamar tidur ganda berukuran 3,0 x 3,5 m dengan pintu di sudut dan jendela di tengah akan mudah ditata. Ruangan yang sama dengan pintu di tengah dinding dan radiator di bawah jendela bisa menjadi sangat sulit ditata, karena kedua dinding panjangnya menjadi tidak maksimal.
Dimensi dapur dan ruang gerak kerja
Dapur lebih ditentukan oleh ruang gerak daripada luas area, dan sebagian besar ukurannya sudah dipastikan oleh ukuran peralatan dapur, bukan selera pribadi.
- Kedalaman meja dapur (worktop): 60 cm, ditentukan oleh ukuran peralatan dapur.
- Tinggi meja dapur: sekitar 90 cm.
- Kabinet gantung di atas meja: menyisakan ruang kosong 45 hingga 60 cm di bawahnya.
Kemudian, satu angka yang menentukan apakah sebuah dapur berfungsi dengan baik: celah di antara dua baris kabinet yang berhadapan. Jarak 120 cm terasa nyaman, 100 cm masih bisa digunakan, dan di bawah 90 cm akan terasa sempit. Dua orang yang bekerja bersamaan membutuhkan jarak yang lebih besar, dan ingatlah bahwa pintu mesin pencuci piring, pintu oven, dan kulkas yang terbuka semuanya akan memakan celah tersebut. Pintu oven saja bisa menjorok keluar sekitar 55 cm, sehingga celah 100 cm akan langsung menyusut menjadi 45 cm saat pintu tersebut dibuka.
Tata letak dapur, dan ruangan yang cocok untuk masing-masing tipe:
- Satu baris (single run): lebar berapa pun mulai dari sekitar 1,8 m. Pilihan standar untuk ruangan sempit.
- Dapur lorong (galley): membutuhkan lebar minimal 2,4 m untuk menyisakan celah 120 cm di antara dua baris kabinet berukuran 60 cm.
- Bentuk L: cocok untuk ruangan yang lebih persegi dan menyisakan sudut kosong untuk meja makan.
- Bentuk U: membutuhkan lebar setidaknya 2,8 m agar bagian dasar huruf U tidak menjadi jalan buntu yang sempit.
- Dapur pulau (island): membutuhkan ruangan yang benar-benar luas. Dengan baris kabinet 60 cm, meja pulau 90 cm, dan jarak 100 cm di setiap sisi, ruangan harus memiliki lebar minimal 3,6 m agar meja pulau tidak menjadi penghalang jalan.
Segitiga kerja, yang berarti jalur antara wastafel, kompor, dan kulkas, adalah panduan yang berguna, bukan aturan mutlak: jika ketiganya membentuk segitiga tanpa ada jalur lalu lalang utama yang memotongnya, dapur akan terasa efisien.
Dimensi kamar mandi, pancuran, dan toilet
Kamar mandi dirancang dari objek-objek yang ukurannya sudah pasti, jadi mari kita lihat ukuran perlengkapannya terlebih dahulu:
- Bak mandi (bathtub): standarnya adalah 170 x 70 hingga 75 cm.
- Area pancuran (shower tray): mulai dari 80 x 80 cm, dengan ukuran 90 x 90 cm yang terasa jauh lebih nyaman.
- Toilet: membutuhkan lebar sekitar 70 cm, dengan ruang kosong 60 cm di depannya.
- Wastafel: umumnya memiliki lebar 55 hingga 60 cm.
Hal ini menghasilkan ukuran ruangan sekitar 1,7 x 2,0 m untuk kamar mandi pancuran yang kompak, dan sekitar 2,4 x 2,7 m untuk kamar mandi keluarga yang dilengkapi bak mandi, pancuran terpisah, dan wastafel.
Kesalahan klasik yang sering terjadi adalah pada bagian pintu. Pintu yang membuka ke dalam pada kamar mandi kecil akan memakan ruang ayunan sekitar 0,5 m² yang tidak bisa ditempati oleh benda lain, dan pada ruangan berukuran 1,7 x 2,0 m, itu berarti memakan 15 persen dari luas lantai. Ini juga menjadi alasan mengapa kamar mandi bisa terasa mustahil untuk ditata meskipun luas areanya mencukupi. Solusinya adalah pintu yang membuka ke luar, pintu geser, atau memindahkan engsel pintu ke sisi yang berlawanan, dan ketiga solusi ini jauh lebih murah daripada memindahkan pipa pembuangan utama.
Koridor, pintu, dan tangga
Area sirkulasi adalah bagian yang sering dilewati orang saat merencanakan rumah lalu disesali kemudian, karena di sinilah furnitur sering kali tersangkut.
- Koridor: lebar 100 hingga 120 cm terasa nyaman, 90 cm masih berfungsi tetapi akan terasa sempit saat Anda membawa barang lewat.
- Pintu interior: umumnya memiliki lebar 80 hingga 90 cm, dengan lebar 60 cm sebagai batas minimum yang biasanya digunakan untuk lemari penyimpanan.
- Tangga: lebar sekitar 90 cm, dengan tinggi anak tangga (rise) 17 hingga 19 cm dan lebar pijakan (going) 25 to 28 cm per anak tangga. Tangga lurus membutuhkan panjang lantai sekitar 3 m.
Hal-hal ini penting bukan hanya untuk berjalan kaki. Furnitur harus bisa melewati pintu, berbelok di sudut, dan naik ke tangga, dan masalah yang sering terjadi adalah sofa yang ukurannya sangat pas dengan ruangan tetapi tidak bisa dimasukkan ke dalam rumah. Sofa berukuran 220 cm membutuhkan jalur lurus atau koridor yang cukup lebar untuk memutar sofa, dan koridor berukuran 90 cm dengan belokan siku-siku adalah tempat yang paling sering memicu masalah ini.
Ukurlah titik paling sempit di sepanjang jalur masuk, bukan hanya ruangannya. Pintu interior biasanya bisa dilepas dari engselnya untuk mendapatkan ruang ekstra sebesar 3 hingga 4 cm, yang sering kali menjadi penentu utama keberhasilan memasukkan furnitur.
Tabel referensi cepat
| Ruangan | Kompak | Rata-rata | Sangat Luas | Ruang Kosong Penentu |
|---|---|---|---|---|
| Ruang tamu | 3,0 x 3,5 m | 4,0 x 5,0 m | 5,0 x 7,0 m | 90 cm jalur utama |
| Kamar tidur ganda | 2,7 x 3,0 m | 3,0 x 3,5 m | 3,6 x 4,2 m | 60 hingga 75 cm di setiap sisi tempat tidur |
| Kamar tidur tunggal | 2,1 x 2,7 m | 2,7 x 3,0 m | 3,0 x 3,6 m | 75 cm di depan lemari pakaian |
| Dapur (lorong) | 2,4 x 3,0 m | 2,8 x 3,6 m | 3,6 x 4,5 m | 120 cm di antara baris kabinet |
| Kamar mandi | 1,7 x 2,0 m | 2,1 x 2,4 m | 2,4 x 2,7 m | 60 cm di depan toilet |
| Ruang makan | 2,8 x 3,2 m | 3,2 x 3,6 m | 3,6 x 4,5 m | 100 hingga 120 cm di sekeliling meja |
| Koridor | lebar 90 cm | lebar 100 cm | lebar 120 cm | Belokan paling sempit, bukan lebar koridor |
| Ruang kerja rumah | 2,1 x 2,4 m | 2,7 x 3,0 m | 3,0 x 3,6 m | 75 cm di belakang kursi |
Ini adalah kisaran ukuran umum, bukan peraturan bangunan resmi. Peraturan setempat menetapkan batas minimum legal untuk ruangan layak huni, tinggi langit-langit, dan tangga, dan aturan ini bervariasi di setiap negara.
Ayunan pintu yang memakan ruang
Dari semua hal di halaman ini, kesalahan yang paling mahal bukanlah memilih ruangan yang terlalu kecil. Melainkan menempatkan furnitur di area ayunan pintu.
Pintu berukuran 80 cm menyapu area berbentuk seperempat lingkaran sebesar kurang lebih 0,5 m². Area ini tidak terlihat saat Anda melihat langsung ke dalam ruangan, karena pintu sering kali berada dalam posisi menempel di dinding atau terbuka lebar. Area ini juga tidak terlihat pada denah yang digambar tanpa garis lengkung ayunan pintu, itulah sebabnya garis lengkung ini sangat penting untuk digambar bahkan pada sketsa kasar sekalipun.
Masalah yang memakan biaya besar biasanya terjadi pada lemari pakaian. Lemari pakaian membutuhkan ruang lantai kosong sebesar 75 hingga 90 cm di depannya, dan pintu membutuhkan ruang ayunan sebesar 80 cm. Jika Anda meletakkannya di dinding yang bersebelahan di dekat sudut yang sama, kedua kebutuhan ruang ini akan saling bertabrakan: pintu lemari pakaian dan pintu ruangan tidak akan bisa dibuka bersamaan, dan Anda baru menyadarinya setelah barang dikirim, saat lemari sudah dirakit dan dinding alternatif lainnya ternyata 40 cm terlalu pendek.
Pemeriksaan ini hanya membutuhkan waktu sepuluh detik di atas kertas dan tidak bisa dilakukan secara akurat hanya dengan perkiraan mata. Gambarlah setiap pintu lengkap dengan garis lengkung ayunannya, lalu tempatkan furnitur, kemudian periksa apakah ada furnitur yang berada di dalam area lengkungan tersebut. Jika ada, salah satu dari tiga solusi ini bisa mengatasinya: pindahkan furniturnya, ubah arah bukaan pintu ke sisi lain, atau ganti dengan pintu geser. Solusi pertama gratis, solusi kedua membutuhkan waktu satu jam, dan solusi ketiga membutuhkan biaya yang lebih murah daripada membeli lemari pakaian baru.
Satu ruangan, diukur dan ditata ulang
Sebuah ruang tamu nyata berukuran 3,9 x 4,6 m, dengan luas 17,9 m². Berdasarkan kategori di atas, ukuran ini berada di antara kompak dan rata-rata, yang merupakan ukuran sebagian besar ruangan pada umumnya dan di sinilah panduan standar biasanya mulai tidak membantu.
Tata letak awal yang gagal. Sofa berukuran 220 cm diletakkan di dinding panjang menghadap ke unit media, sebuah kursi lengan diletakkan di sudut dekat jendela, dan meja kopi berukuran 110 x 60 cm diletakkan di antaranya. Semua furnitur muat. Namun, jalur dari pintu menuju jendela yang melewati sela-sela sofa dan meja kopi hanya menyisakan jarak 42 cm, jarak yang cukup untuk menjangkau sesuatu tetapi tidak cukup untuk dilewati dengan nyaman, sehingga setiap kali ingin ke jendela orang harus berjalan menyamping.
Apa yang ditunjukkan oleh angka. Ruangan ini memiliki lebar 3,9 m pada dinding pendeknya. Sofa memakan kedalaman 90 cm, menyisakan 3,0 m. Unit media memakan 45 cm, menyisakan ruang kosong sebesar 2,55 m di antaranya. Meja kopi dengan kedalaman 60 cm diletakkan di tengah-tengah ruang tersebut, menyisakan dua celah masing-masing sekitar 95 cm dan 100 cm, tetapi ini hanya terjadi jika meja diletakkan tepat di tengah. Sebelumnya, meja digeser mendekati sofa agar mudah dijangkau, yang akhirnya mengubah dua celah yang awalnya nyaman menjadi satu celah sempit berukuran 42 cm dan satu celah lebar berukuran 153 cm.
Penataan ulang. Menggeser meja kopi sejauh 30 cm menjauhi sofa menghasilkan celah sebesar 72 cm di satu sisi dan 123 cm di sisi lainnya. Jalur lalu lalang kini berada di belakang meja, bukan di depannya, dengan lebar lebih dari satu meter. Jarak untuk menjangkau meja dari sofa berubah dari 42 menjadi 72 cm, yang meskipun berada di batas maksimal kenyamanan, masih bisa dijangkau dengan sedikit condong ke depan.
Tidak ada barang baru yang dibeli, tidak ada barang yang dibuang, dan ruangan berubah dari tidak nyaman menjadi sangat nyaman hanya dengan menggeser satu furnitur sejauh 30 cm. Inilah pentingnya membuat gambar denah terlebih dahulu: solusinya sudah bisa ditemukan sebelum ada satu pun barang yang dimasukkan ke dalam ruangan.
Periksa ruangan Anda sendiri dengan panduan ini
Membandingkan ruangan Anda hanya dengan tabel referensi memiliki batasan, karena tabel tersebut tidak bisa melihat di mana posisi pintu dan jendela Anda berada.
- Ukur ruangan Anda, catat setiap bagian dinding secara detail, bukan hanya ukuran keseluruhan ruangan.
- Gambarlah dengan skala yang akurat lengkap dengan pintu dan garis lengkung ayunannya.
- Tempatkan furnitur dengan ukuran sebenarnya, gunakan ukuran fisik di atas daripada hanya mengandalkan ingatan.
- Periksa jalur lalu lalang, bukan luas area. Jalur lalu lalang harian yang lebarnya di bawah 90 cm pada akhirnya akan membuat Anda merasa terganggu.
- Bayangkan berjalan di dalamnya setinggi mata, karena angka 17,9 m² tidak memberi tahu Anda apa-apa tentang bagaimana rasanya berada di dalam ruangan tersebut.
Menguji tata letak dengan cara ini tidak memerlukan biaya dan tidak memerlukan akun, hal ini penting karena tujuan utamanya adalah mencoba berbagai penataan yang belum Anda yakini. Langkah berbayar adalah pembuatan render fotorealistis di akhir proses, yang memerlukan langganan. Buka alat perencana kami dan uji ruangan Anda, atau lihat bagaimana cara kerja pembuat denah lantai terlebih dahulu. Untuk menggambar denah dari awal, artikel cara menggambar denah lantai membahas langkah-langkahnya, dan jika Anda sudah memiliki denah di atas kertas, artikel mengubah denah lantai ke 3D akan memandu Anda untuk menyalinnya.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapakah ukuran standar ruang tamu? +
Ukuran sekitar 4 x 5 m (13 x 16,5 kaki) adalah ukuran standar, 3 x 3,5 m termasuk ringkas, dan 5 x 7 m termasuk luas. Pada ukuran 4 x 5 m, sofa tiga dudukan, kursi lengan, dan meja kopi dapat muat dengan jalur lalu lalang yang lega; pada ukuran 3 x 3,5 m, hanya sofa dan kursi samping yang muat, sedangkan satu set tempat duduk lengkap tidak akan muat.
Berapakah ukuran minimum untuk kamar tidur double? +
Sekitar 3,0 x 3,5 m agar muat untuk tempat tidur ganda berukuran 140 x 200 cm dengan ruang gerak di kedua sisi dan sebuah lemari pakaian. Di bawah 7 m2, kamar tidur ganda akan terasa sempit bagaimanapun cara menatanya, karena lemari pakaian dan ruang berdirinya saja membutuhkan kedalaman 1,5 m.
Berapa banyak jarak yang dibutuhkan di antara meja dapur? +
Lebar 120 cm terasa nyaman, 100 cm masih bisa digunakan, dan di bawah 90 cm terasa sempit. Ingat bahwa pintu peralatan rumah tangga terbuka ke arah celah tersebut: pintu oven menjorok sekitar 55 cm, sehingga celah 100 cm akan menjadi 45 cm saat pintu dibuka.
Berapa lebar seharusnya koridor? +
Lebar 100 hingga 120 cm terasa nyaman dan 90 cm masih bisa digunakan tetapi terasa sempit saat membawa barang lewat. Angka yang sebenarnya penting adalah belokan tersempit di sepanjang rute, bukan lebar jalur lurusnya.
Apakah dimensi-dimensi ini merupakan peraturan bangunan? +
Tidak. Ini adalah kisaran umum yang berlaku di sebagian besar rumah. Peraturan bangunan setempat menetapkan batas minimum legal untuk ruang layak huni, tinggi langit-langit, dan tangga, dan aturan ini berbeda-beda di setiap negara.
Bagaimana cara mengetahui apakah ruangan saya cukup besar untuk furnitur saya? +
Gambar ruangan sesuai skala, tempatkan furnitur dengan ukuran sebenarnya, dan periksa jalur lalu lalang alih-alih luasnya. Jalur apa pun di bawah 90 cm yang kamu gunakan setiap hari pada akhirnya akan terasa mengganggu.
Apakah bentuk ruangan sama pentingnya dengan luas ruangan? +
Lebih dari itu, biasanya. Ruangan persegi berukuran 4,5 x 4,5 m dan koridor berukuran 2,9 x 7,0 m keduanya memiliki luas 20 m2 tetapi memiliki fungsi yang sangat berbeda. Dinding yang lebih pendek menjadi penentu: di bawah 3,0 m, ruangan akan tertata mengikuti panjangnya, terlepas dari keinginanmu.
Berapa banyak ruang yang dibutuhkan untuk ayunan pintu? +
Pintu berukuran 80 cm menyapu seperempat lingkaran seluas sekitar 0,5 m2 yang tidak boleh ditempati barang lain. Gambar setiap pintu sebagai busur lingkaran sebelum menempatkan furnitur, karena lemari pakaian yang membutuhkan ruang berdiri 75 hingga 90 cm dan busur pintu pada dinding yang berdekatan akan saling bertabrakan.
Sesudah
Sebelum
Draw it, then walk it
Denahmu, dibangun dan dirender
Gambar denah lantai secara gratis di browser kamu, jelajahi dalam format 3D, dan cukup satu klik untuk merender rumah impianmu sesuai gaya pilihanmu.
Gambar denahmu dan lihat hasilnya secara nyataDraw it free. Walk it in 3D. No signup.